Ari Asli Weh, pembuat konten kuliner Serang yang viral, kini fokus mengulas makanan Indonesia dan Barat

Eka Ariwibowo

JurnalPost.com – Rintik hujan menemani secangkir kopi dan gorengan di sebuah kafe di Serang, Banten. Pengasuhnya adalah seorang laki-laki aktivis media sosial atau pembuat konten di TikTok dan Instagram. Terutama konten kuliner mulai dari makanan hingga minuman.

Yakni Muhammad Eka Ariwibowo atau biasa disapa Ari Asli Weh sebagai nama panggungnya. Tak hanya mencari keuntungan, pemuda ini juga ingin membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). ”Awalnya bermula dari hobi menggunakan media sosial. “Akhirnya buat konten di tahun 2016,” ujar pria yang akrab disapa Ari ini.

Ia mengatakan, butuh waktu untuk menemukan konten yang tepat seperti saat ini, khususnya kuliner. Karena dia mencoba bidang yang berbeda sebelumnya. Mulai dari menyanyi, melukis hingga konten komedi.

Namun menurutnya, jumlah kontennya belum memiliki feeling atau perasaan yang pas dan banyak penontonnya. Hingga ia belajar dari konten luar negeri dan menemukan kecocokan dalam bidang keseharian atau aktivitas sehari-hari

”Saya akhirnya mencoba bidang kuliner dan kebetulan saya suka jajanan. Ternyata lebih tepat dan menyenangkan dalam konten ini. “Ngomong-ngomong, di Serang masih jarang,” jelas pria asal Serang itu.

Proses penyuntingan dilanjutkannya, dilakukan secara mandiri dengan sangat hati-hati atau presisi. Ada juga perkembangan dalam prosesnya. Biasanya memakan waktu sekitar satu hari atau empat hingga lima jam.

Sekarang diperlukan satu hingga dua jam untuk menyempurnakan video. “Detailnya sangat kami perhatikan,” ujarnya.

Dalam membuat konten, lanjutnya, harus terus kreatif dan terus memunculkan ide-ide baru. Ia memiliki ciri khas tersendiri. Serta menyesuaikan dengan minat viewer atau pemirsanya. Pemilik akun Instagram @ari.wibxwx merupakan seorang konten kreator yang tidak selalu berorientasi pada keuntungan. Sebagian besar konten dibuat secara gratis.

”Jadi konten gratisnya juga banyak. Karena saya sangat menikmati menonton konten. “Alhamdulillah sekarang sudah ada daftar harganya,” jelasnya. Ia menjelaskan, karena ingin membantu UKM, ia mematok tarif sesuai kebutuhan dan skala usaha.

Juga jarak dan peluang berfoto. Jika tidak membutuhkan perlengkapan lengkap seperti kamera dan tripod, maka harganya akan disesuaikan.

“Saya kebanyakan membuat konten sendiri. “Kadang-kadang saya juga ambil freelance (brigade),” jelasnya.

Ari terus berkembang sebagai pembuat konten. Kreativitasnya dalam bidang konten akan selalu ditingkatkan. Saat ini Ifa memiliki 2,8 juta pengikut di TikTok @ariwibxwx, Instagram @ari.wibxwx memiliki 264 ribu pengikut, dan YouTube @ariwibxwx memiliki 13,7 ribu pelanggan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *